Apa Perbedaan Hosting dan Domain? Yuk Cari Tahu!

Perbedaan hosting dan domain dalam ilustrasi

Istilah “hosting” dan “domain” mungkin sudah dikenal oleh orang yang sedang belajar cara membuat website. Sayangnya, masih banyak orang yang sebenarnya belum memahami perbedaan hosting dan domain.

Jadi, sebetulnya apa itu hosting dan domain? Dan, apa perbedaan di antara keduanya? 

Di artikel ini, kami akan memberikan penjelasannya secara lengkap. Tanpa perlu berlama-lama, yuk langsung saja simak pembahasannya!

4 Perbedaan Hosting dan Domain yang Harus Anda Ketahui

Hosting dan domain bisa dibedakan melalui beberapa faktor. Berikut di antaranya:

1. Pengertian atau Definisi 

Domain adalah alamat dari suatu website. Biasanya, alamat ini berupa URL yang perlu dituliskan di browser ketika seseorang ingin membuka situs tertentu. 

Sementara itu, hosting adalah server yang dikelola untuk menyimpan semua data atau file website.

Pengertian domain dan juga hosting dapat lebih mudah dipahami ketika Anda menggunakan analogi sebuah rumah. Domain memiliki peran sebagai alamat sebuah website. Sementara itu, hosting dapat berperan sebagai rumah bagi website tersebut.

Keduanya tentu saja saling terhubung untuk membuat suatu website dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. 

2. Fungsi dan Kegunaan

Perbedaan hosting dan domain juga terletak pada fungsi atau kegunaannya. Berikut adalah fungsi domain dan hosting: 

  • Domain berfungsi sebagai alamat  yang menunjukkan lokasi dari suatu website agar lebih mudah dikunjungi pengunjung.
  • Hosting berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan file-file berharga yang dimiliki oleh website. Hosting umumnya membutuhkan data center untuk menyimpan semua data dan file tersebut.

Sebuah data center umumnya menyimpan file dari berbagai website. Oleh karena itu, Anda perlu memilih hosting terbaik yang memanfaatkan data center yang andal. 

Pastikan juga hosting yang Anda pilih terjamin keamanannya agar data Anda bisa diakses dengan baik oleh pengunjung website.

3. Jenis

Domain dan hosting juga bisa dibedakan dari jenisnya. Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis domain maupun hosting!

3.1 Jenis Domain

Apa saja jenis domain? Secara umum, jenis domain dapat dibedakan menjadi tiga jenis. Berikut ini pengertian dan penjelasan masing-masing jenis domain, yaitu:

  • Top Level Domain (TDL) – Ekstensi domain yang letaknya paling akhir dan umumnya digunakan sebagai penanda jenis website, asal negara, dan lainnya. Contoh: .com, .id, dan lain sebagainya.
  • Second Level Domain (STD) – STD merupakan nama unik yang didaftarkan ketika membeli sebuah domain. Jenis domain yang satu ini juga biasa disebut dengan nama website. Contohnya seperti google dalam google.com.
  • Third Level Domain (Subdomain) – Jenis domain yang berfungsi sebagai halaman baru atau turunan dari sebuah website. Contohnya seperti review dalam review.bukalapak.com.

3.2 Jenis Hosting

Pada umumnya jenis-jenis hosting dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Shared Hosting – Jenis hosting yang server-nya digunakan bersama-sama oleh banyak pengguna atau user.
  • VPS (Virtual Private Server) Hosting – Jenis hosting yang resource-nya hanya digunakan oleh satu pengguna secara khusus sesuai pengaturan tertentu. Sesuai dengan namanya, VPS hosting menggunakan server virtual.
  • Cloud Hosting – Jenis hosting yang memberikan resource seperti VPS, tetapi lebih mudah digunakan layaknya shared hosting.
  • WordPress Hosting – Jenis hosting yang khusus disiapkan untuk pengguna WordPress dengan spesifikasi yang umumnya mirip shared hosting.
  • Simple WordPress – Jenis hosting khusus untuk pengguna yang ingin membangun website dengan WordPress, tapi memberikan kemudahan lebih baik.
  • Dedicated Hosting – Server yang hanya digunakan oleh satu orang user, sehingga tidak mudah down karena penggunaan resource lebih terjaga.

4. Biaya yang Perlu Dikeluarkan

Domain dan hosting sebenarnya bisa didapat secara gratis. Tapi, jika ingin menggunakan domain dan hosting yang lebih berkualitas, sebaiknya Anda memilih yang berbayar. 

Biaya domain dan hosting sangat beragam dan ditentukan oleh banyak faktor. 

Biaya hosting bisa berbeda karena jenis hosting hingga lama penggunaan hostingnya berbeda. Rata-rata biaya untuk berlangganan hosting kurang lebih Rp 10.000 hingga Rp 500.000 tiap bulannya.

Sedangkan, biaya domain bisa berbeda tergantung dari jenis ekstensi yang dibeli. Rata-rata biaya untuk membeli domain adalah Rp 10.000 hingga Rp 1.000.000 per tahun. 

Tabel Perbedaan Hosting dan Domain

Perbedaan hosting dan domain bisa dilihat dari berbagai faktor di atas. Untuk mempermudah pemahaman, Anda juga bisa memahami perbedaan hosting dan domain secara lebih ringkas dengan membaca tabel di bawah ini:

No.PembedaDomainHosting
1.PengertianSebuah alamat atau URL dari suatu website.Server penyimpanan data atau file website.
2.Fungsi dan KegunaanSebagai alamat  yang menunjukkan lokasi dari suatu website.Sebagai penyimpan data dan file-file berharga yang dimiliki oleh website
3.Jenis-jenisTop Level Domain (TDL), Second Level Domain (STD), dan Third Level Domain (Subdomain).Shared Hosting, VPS Hosting, Cloud Hosting, WordPress Hosting, Simple WordPress, dan Dedicated Hosting.
4.Biaya dan HargaBervariasi tergantung jenis atau ekstensi domain yang digunakan.Bervariasi tergantung pada jenis hosting yang digunakan oleh website.

FAQ Mengenai Hosting dan Domain

Selain memahami tentang perbedaan hosting dan domain, ternyata masih banyak hal yang perlu diketahui dan dipelajari tentang keduanya.

Berikut ini beberapa pertanyaan beserta penjelasannya yang sering muncul terkait dengan hosting dan domain website, yaitu:

1. Apakah Bisa Beli Domain Tanpa Hosting?

Anda bisa membeli domain tanpa hosting. Namun, pada akhirnya Anda tetap membutuhkan hosting agar website Anda bisa diakses.

Biasanya, jasa pembuatan web bisa menawarkan paket pembelian hosting lengkap dengan domain gratis. Jadi, Anda bisa memiliki website dengan biaya yang jauh lebih murah.

2. Apa Perlu Web Hosting Ketika Sudah Memiliki Domain?

Ketika sudah memiliki domain, Anda juga perlu memiliki web hosting. Jika hanya memiliki domain, maka Anda hanya akan memiliki alamat website tanpa memiliki server penyimpanan untuk semua data yang ada di dalam website Anda.

3. Di Mana Tempat Beli Domain dan Hosting?

Anda dapat membeli domain atau hosting di berbagai website penyedia layanan jual domain dan hosting

Kini memang sudah banyak penyedia layanan domain dan hosting yang menawarkan berbagai jenis domain maupun hosting dengan harga bervariasi.

Pastikan Anda membeli domain maupun hosting di penyedia layanan yang berkualitas dan terpercaya. Tujuannya, tentu saja untuk mendapatkan domain dan hosting terbaik. Berikut ini beberapa kriteria penyedia hosting dan domain berkualitas, yaitu:

  • Resmi dan legal.
  • Menawarkan berbagai jenis domain dan hosting.
  • Memiliki harga terbaik dan bersaing di pasar.
  • Memberikan kemudahan dalam pembelian domain maupun hosting.
  • Terpercaya.
  • Memiliki banyak review positif dari pada pembeli sebelumnya.

Tak usah mencari jauh-jauh, karena di Niagaweb, Anda sudah bisa membeli website lengkap dengan hosting dan domainnya. Anda juga tidak perlu khawatir soal kualitas hostingnya, karena website di Niagaweb didukung hosting premium dari Niagahoster.

Sudah Paham Tentang Perbedaan Hosting dan Domain?

Perbedaan hosting dan domain bisa dilihat dari beberapa faktor. Namun, sebetulnya keduanya saling terhubung dan juga melengkapi. 

Dengan memahami perbedaan hosting dan domain serta fungsinya, Sekarang Anda sudah sepenuhnya mengerti tentang cara mengembangkan website, kan?

Jika Anda tertarik untuk belajar lebih dalam tentang web development, Anda bisa ikuti terus postingan-postingan yang ada di blog Niagaweb!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Niagaweb Blog