Belajar SEO Untuk Pemula dan Tipsnya [Terbaru]

Cara Belajar SEO Untuk Pemula

Bagi Anda pemilik website atau blog pasti sudah tak asing dengan istilah SEO. 

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization dan merupakan salah satu cara untuk mendapatkan peringkat tinggi di Google. Tanpa SEO, website Anda kemungkinan akan tenggelam di halaman dua dan seterusnya sehingga tak mendapatkan banyak pengunjung.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk belajar SEO agar website Anda bisa berada di puncak Google. Untungnya, Anda sudah datang ke artikel yang tepat. Di artikel ini, Anda akan belajar dasar-dasar SEO. Penasaran, kan? Yuk, simak sampai selesai!

Apa Itu SEO?

ilustrasi belajar seo

Search Engine Optimization atau SEO adalah berbagai upaya mengoptimasi website agar bisa mendapat ranking tinggi di hasil pencarian Google. Dengan begitu, orang akan lebih mudah menemukan website Anda sehingga trafik website juga akan meningkat. 

Optimasi SEO ini bersifat organik alias tanpa iklan (SEM) sehingga bisa Anda terapkan secara cuma-cuma. Selain itu, pencarian organik juga merupakan jenis pencarian yang umumnya dilakukan oleh pengguna. Tepatnya, 53% trafik (Brightedge) suatu website itu berasal dari pencarian organik alias SEO. Artinya, optimasi SEO adalah suatu kewajiban bagi setiap pemilik website.

Cara Kerja SEO

Sebelum Anda belajar SEO lebih jauh, penting bagi Anda untuk mengetahui cara kerja SEO terlebih dahulu. Dengan begitu, Anda tak akan kebingungan di pembahasan-pembahasan selanjutnya. 

Singkatnya, cara kerja SEO dibagi menjadi tiga langkah, yaitu:

Pertama, Google akan melakukan Crawling dengan bot. Bot ini bertugas untuk mengumpulkan berbagai halaman atau konten website yang barusan diterbitkan. Setelah itu, bot akan menyimpannya di database Google.

Kedua, bot akan melakukan Indexing. Proses ini adalah saat bot mempelajari halaman website yang telah disimpan di database. Mulai dari strukturnya, kualitas konten, hubungannya dengan kebutuhan pengguna, kredibilitas, dan sebagainya. Konon, ada lebih dari 200 faktor yang dinilai Google di tahap ini.

Ketiga atau langkah yang terakhir adalah Ranking. Pada langkah ini, Google akan menyusun daftar halaman website terbaik berdasar Indexing dan menempatkannya berurutan di hasil pencarian. Semakin baik hasil indexing, maka ranking halaman tersebut juga akan semakin tinggi.

Jenis-Jenis SEO

Optimasi SEO dibagi menjadi tiga jenis, yakni:

1. SEO On Page

Jenis SEO yang pertama adalah SEO On Page. SEO On Page adalah upaya optimasi pada bagian depan (front end) website Anda. Bisa dikatakan, jenis SEO ini merupakan yang termudah untuk diterapkan.

SEO On Page terdiri dari beberapa aspek:

  • Judul halaman — merupakan judul halaman yang muncul di hasil pencarian.
  • Struktur halaman atau konten — umumnya terdiri dari pembuka, isi, dan kesimpulan.
  • Sebaran kata kunci — bagaimana Anda menyebar berbagai kata kunci di halaman tersebut.
  • Gambar — gambar dinilai dari judulnya, deskripsi, ukuran, kualitas, dan semacamnya. 
  • Internal link — merupakan link yang menuju ke halaman lain di website Anda.
  • Permalink/slug — merupakan alamat/URL halaman Anda.
  • Meta tag — deskripsi yang muncul di hasil pencarian, terdiri dari meta title, meta description, dan meta keyword.

2. SEO Off Page

SEO Off Page adalah upaya optimasi yang dilakukan di luar website Anda. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kredibilitas dan reputasi website Anda di mata Google.

Oh ya, upaya ini biasanya mendukung SEO On Page Anda, sehingga pastikan Anda sudah menerapkan SEO On Page dengan benar terlebih dahulu, ya!

Nah, berikut beberapa aspek SEO Off Page:

  • Link building — upaya untuk mendapatkan link dari website lain (backlink).
  • Domain Authority (DA) — merupakan nilai untuk memprediksi bagaimana peluang ranking website Anda di Google.
  • Page Authority (PA) — merupakan skor yang menampilkan seberapa besar peluang halaman website Anda berada di peringkat atas Google.
  • Local SEO — merupakan metode untuk menampilkan bisnis Anda di pencarian Google.
  • Promosi — mempromosikan konten Anda di media sosial maupun platform lain seperti email, forum online, dan semacamnya.

3. Technical SEO

Jenis SEO yang terakhir adalah Technical SEO. Seperti namanya, Technical SEO adalah upaya optimasi aspek-aspek teknis pada website Anda. 

Aspek teknis website sendiri ada banyak, tapi berikut beberapa aspek yang termasuk ke dalam Technical SEO:

  • Struktur website — pengunjung harus mudah menjelajah website Anda untuk menemukan informasi atau konten yang dibutuhkan.
  • Kecepatan website — website yang lambat akan mengganggu pengalaman pengunjung Anda.
  • Keamanan website — website yang aman akan membuat pengunjung nyaman. Paling tidak, website harus menggunakan SSL.
  • XML Sitemap — merupakan daftar halaman website Anda yang bisa diakses.
  • Responsivitas website — tampilan dan fungsi website Anda bisa menyesuaikan perangkat pengunjung.
  • Duplikasi konten — konten yang sama akan membingungkan Google dalam merangking halaman tersebut.

Manfaat SEO

 

Setelah membaca beberapa penjelasan di atas, mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa harus repot-repot menerapkan berbagai upaya SEO? Alasannya, tak lain karena SEO mempunyai beberapa manfaat, yaitu:

1. Website Lebih Mudah Ditemukan

Tahukah Anda kalau 75% (HubSpot) pengguna malas mengklik halaman dua dan seterusnya di Google? Dengan kata lain, bila website Anda berada selain di halaman pertama, maka Anda akan kehilangan hingga 75% trafik. Waduh!

Nah, dengan menerapkan SEO, website Anda akan mendapatkan kesempatan lebih besar berada di halaman pertama. Bahkan, di ranking atas, lho. Hasilnya, website Anda akan lebih mudah ditemukan oleh pengguna saat mereka mencari sesuatu dan Anda akan kebanjiran trafik. 

2. Meningkatkan Reputasi Anda

Manfaat SEO yang kedua adalah bisa meningkatkan reputasi Anda. Ini tentu saja sangat penting. Sebab, semakin baik reputasi website Anda, semakin besar pula kemungkinan trafik yang Anda dapatkan.

Gampangnya begini, coba posisikan diri Anda sebagai pengguna Google, lalu jawab pertanyaan berikut: Apakah Anda lebih mempercayai website yang berada di ranking atas atau website yang berada di halaman 10? Jawabannya tentu website yang berada di ranking atas, bukan?

3. Meningkatkan Brand Awareness

Brand awareness adalah bagaimana brand atau bisnis Anda dikenali. Baik dari nama, logo, slogan, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan bisnis Anda. Nah, dengan menerapkan SEO, brand awareness Anda juga bisa meningkat. Kenapa demikian?

Alasannya sederhana: orang mencari info bisnis atau brand melalui Google.

Hal tersebut menjadikan Google sebagai salah satu tempat terbaik untuk mengenalkan bisnis Anda di jagat maya. Semakin sering bisnis Anda berada di halaman pertama Google, tentu semakin orang familiar dengan bisnis Anda, kan?

4. Investasi Jangka Panjang

Bisa dikatakan kalau SEO merupakan investasi jangka panjang bagi pemilik website. Sebab, optimasi SEO menyasar trafik organik sehingga posisi website Anda cenderung bertahan untuk waktu yang lebih lama.

Terutama, apabila Anda rutin memperbarui konten sesuai perubahan minat pengguna. Bisa dipastikan bahwa konten Anda selalu relevan dan bisa konsisten bertahan di peringkat atas Google.

5. Meningkatkan Keuntungan Bisnis

Nah, keempat manfaat di atas bisa berefek pada peningkatan keuntungan bisnis Anda, lho. Bagaimana bisa? 

Bila website Anda mudah ditemukan, reputasinya baik, brand awareness luas, konsisten di peringkat atas, maka bisa dipastikan bahwa keuntungan Anda akan meningkat. Bahkan, tak hanya keuntungan, tapi kemungkinan banyak orang akan menjadikan brand Anda sebagai pilihan pertama saat hendak membeli sesuatu.

Tips Belajar SEO

tips belajar SEO

Supaya proses belajar SEO Anda lebih cepat dan efisien, berikut kami berikan beberapa tips belajar SEO untuk pemula. Apa saja?

1. Belajar dari Sumber Terpercaya

Anda bisa belajar SEO dari banyak sumber. Mulai dari artikel, video, course, webinar, dan sebagainya. Asal, pastikan bahwa sumber yang Anda pilih memang terpercaya. Sebab, tak jarang panduan SEO di jagat maya menawarkan hasil yang cepat dengan cara yang dipertanyakan.

Lalu, bagaimana cara mengetahui sumber tersebut terpercaya atau tidak? Caranya mudah, kok. 

Bila Anda belajar dari artikel, pastikan bahwa website tersebut berada di peringkat atas Google. Lalu, bila Anda belajar dari YouTube, Anda lihat komentar dan jumlah penontonnya. Terakhir, bila Anda hendak belajar dari course, Anda cek saja rating course tersebut.

2. Pelajari Tools SEO

Belajar SEO tak lengkap rasanya kalau Anda tak mempelajari tools SEO. Tools SEO ini berfungsi untuk mempermudah upaya optimasi SEO Anda. Jadi, usahakan Anda juga meluangkan waktu untuk mempelajarinya.

Beberapa tools SEO yang wajib Anda pelajari adalah Google Analytics, Google Search Console, dan tools riset kata kunci seperti Ahrefs, Ubersuggest, atau Google Trends.

3. Hindari Kesalahan Pemula

Kesalahan memang merupakan bagian dari proses belajar. Tapi, usahakan Anda menghindari kesalahan SEO yang umumnya dihadapi pemula, yaitu:

  • Anda tidak paham audiens Anda — tanpa memahami audiens, Anda akan kesulitan melakukan upaya optimasi. Sebab, Anda tak tahu jenis konten apa yang benar-benar mereka butuhkan.
  • Tidak melakukan riset kata kunci — riset kata kunci merupakan aspek krusial dalam SEO. Dengan riset kata kunci Anda bisa tahu topik apa yang sedang hangat dan dibutuhkan orang.
  • Membuat konten ala kadarnya — kualitas konten adalah hal yang sangat diperhatikan oleh Google. Jadi, usahakan konten Anda dibuat dengan sungguh-sungguh dan tak hanya copas dari website lain.
  • Malas mencari backlink berkualitas — backlink yang berkualitas merupakan backlink yang berasal dari website yang relevan, terpercaya, dan mempunyai trafik tinggi. Jadi, jangan asal mencari backlink ecek-ecek yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan website Anda.
  • Melupakan optimasi gambar  — pastikan Anda juga mengoptimasi setiap gambar pada website. Mulai dari memberikan judul yang sesuai, mengisi alt teks, mengkompres ukurannya, dan sebagainya.

Bila Anda berhasil menghindari kesalahan-kesalahan di atas, upaya SEO Anda akan memberikan hasil yang lebih optimal. Jadi, jangan sampai Anda melakukan kesalahan-kesalahan tersebut ya!

4. Pahami Kalau SEO Butuh Waktu

SEO bukanlah sihir simsalabim yang bisa langsung meroketkan ranking Anda di Google dalam hitungan menit. Melainkan, SEO membutuhkan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan lamanya. Tergantung dari seberapa ketat persaingan di hasil pencarian dan bagaimana upaya optimasi Anda.

Maka dari itu, bila rangking Anda tak berubah dalam hitungan hari, Anda tak perlu panik atau bersedih. Tetap jalankan optimasi SEO sambil melihat hasilnya dalam beberapa bulan ke depan.

Siap Belajar SEO Lebih Mendalam?

Bagaimana? Ternyata, belajar SEO itu tidak rumit, kan? Sekarang, Anda sudah paham dasar-dasar SEO. Mulai dari pengertian SEO, jenis SEO, hingga manfaatnya.

Dengan belajar SEO, Anda bisa meroketkan ranking website di Google. Hasilnya, website Anda akan mudah ditemukan dan kebanjiran trafik. Benar-benar menggoda, bukan?

Namun, penjelasan belajar SEO di artikel ini hanyalah dasar-dasarnya saja. Bila Anda ingin menerapkan SEO, kami sarankan Anda untuk belajar lebih mendalam lagi. Untungnya, Anda tak perlu mencari sumber belajar SEO kesana kemari, karena Anda bisa belajar dari ebook gratis di bawah ini.

Download Ebook GRATIS 30 Langkah Ampuh Optimasi SEO

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Niagaweb Blog